Rabu, 09 September 2026

68. Ribuan maaf pun tak mampu menyembuhkan

Nyaman bersamamu,
Selain menyenangkan, 
suaramu menenangkan.
Saat aku bingung,
Kau berusaha menuntun.
Tak ada yang sulit bila bersamamu.

Kamu begitu lembut,
sangat lembut sampai aku terbuai.
Kamu begitu nyata,
sampai aku terlena.
Terlalu indah untuk menjadi ada.

Tapi aku terlalu egois dan seenaknya.
Aku terlalu semena-mena.
Lalu kamu lelah,
lalu pergi meninggalkan.
Lambat untuk aku sadari bahwa aku sang pembawa luka.
Ribuan maaf pun tak mampu menyembuhkan.
Lalu aku menyesali semua tindakan yang tak menyenangkan itu sampai detik ini dan mungkin selamanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar