Senin, 28 September 2026

86.Genggaman ke ingatan.

Yang hilang tak pernah benar-benar pergi, ia hanya berpindah dari genggaman ke ingatan

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DMod_lJhGyp/?stkn=bGRvMmRzb3U0OXZ0

85. Yang berubah itu kita.

Aku suka membaca ulang pesan lama kita.
Pesan itu tidak akan berubah, 
perasaan di dalamnya juga tak akan berubah.
Seperti itulah aku mengenang masa lalu,
di mana diburu waktu selalu maju.
Yang berubah itu kita.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DModgOUzCPL/?stkn=NTFnYm04MTh4Ymoy

Minggu, 27 September 2026

84.Doa terbaikku selalu untukmu, pasti.

Aku ingin berhenti.
Padamu yang selalu ku nanti,
aku akan berhenti.

Aku ingin berhenti.
Padamu yang selalu memberi kesan dihati,
aku akan berhenti.

Aku ingin berhenti.
Padamu yang selalu membuat air mata jatuh tiada henti,
aku akan berhenti.

Kamu, aku, akan bahagia suatu saat nanti.
Doa terbaikku selalu untukmu, pasti.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DMnU4evzig_/?stkn=MXd4ampnNjBscjk2

83. Semoga aku dapat mengikhlaskanmu.

Ingatanku tentangmu mulai kabur,
samar-samar mulai hilang dari kepala.
Tapi hati masih tak bisa dibohongi.
Diantara malam-malam sepi,
Kenangan bersamamu sangatlah berarti.
Tapi aku akan berhenti.
Walau kadang rindu dan penyesalan selalu datang menghantui.
Kelak, semoga aku dapat mengikhlaskanmu..

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DMnTP40TNh1/?stkn=MWh3cnV3YmE2cmg0dw==

Kamis, 24 September 2026

82. Basa basi formalitas

Banyak yang bertanya,
"Kenapa?"
Aku mulai ragu.
Tanyamu karena formalitas,
karena perduli yang murni,
karena ingin mengetahui,
atau hanya sebatas basa basi?

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DMnFeFYzewp/?img_index=1&stkn=MXIzMzllaDEweDFmeQ==

Rabu, 23 September 2026

81. kita hidup di dunia yang apa adanya

Menyadari bahwa ada sisi kosong dalam hati.
Yang selalu membuat merasa kesepian dan kehampaan.
Kerinduan pada masa lalu, 
keadaan yang membuatnya ingin punya mesin waktu, 
untuk memperbaiki keadaan yang selalu ia rusak, 
yang selalu ia sesali, 
dan pada masa lalu bahagia yang ingin dia ulang.
Padahal kita hidup di dunia yang apa adanya. Padahal itu sudah menjadi takdir. 
Tapi masih sulit untuk ikhlas pada apa yang sudah terjadi.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DMmXsnmT7D_/?stkn=MTA0d2kzazg1Yzk5MQ==

Kamis, 10 September 2026

80. Maaf jika hadirku

Banyak sekali pertanyaan dalam kepala.
Tapi aku terlalu takut, selalu takut.
Kamu menghapus segala cara agar aku tak bisa lagi tau, seperti, sekedar kabarmu.
Aku tak dapat peran apapun lagi dalam hidupmu.
Aku juga lelah keberadaan ku tak dianggap.
Maaf jika hadirku membuatmu tak nyaman.
Semoga dengan ketidakadaanku membuat hidupmu lebih baik.
Tapi, aku akan tetap sama. 
Kasih sayangku padamu tak berubah.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DMkh7DLz5xW/?stkn=bTlwcXg1bGwzZ2Jt

79. Sebuah robot tanpa perasaan

Jangan bertanya padaku.
Jangan meminta nasehat dariku.
Aku ini siapa memangnya? Ibumu?
Memangnya aku ini siapamu?
Aku juga sudah lelah bersikap seperti itu.
Memangnya kalau aku memberi sebuah jawaban dan nasehat, apa hidupmu akan berubah?
Mengapa bodoh sekali?
Kenapa harus aku yg menjadi ramaimu dikala kau sepi?
Kenapa seolah aku menjadi sebuah tempat persinggahan? Dikala kau lelah kau akan datang padaku, 
dikala kau sudah sembuh kau akan pergi lagi.
Memangnya aku ini apa? Sebuah robot tanpa perasaan?

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DMjhFGyzpK1/?stkn=dDVyNTdkenNmdTVq

78. Jawaban sesederhana "tidak apa-apa".

Karena, tidak ada yang tau pasti perasaan seseorang.
Kita hanya bisa menerka.
Apa ia sedang berbahagia,
apa ia sedang berduka,
atau,
apa ia sedang berpura-pura.

Manusia memang mahir menyerupa,
Jawaban sesederhana "tidak apa-apa".

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DMek3aehETc/?stkn=MXVoaTlzNnRpMHBsZQ==

77. Kehilangan bisa datang kapan saja

Kusimpan rapi semuanya.
Kulakukan berbagai cara.
Sebab kehilangan bisa datang kapan saja.
Semua harus ku jaga.

Yang ku bisa saat ini hanyalah berupaya agar kenangan tentang kita tak memudar.

Walaupun kau adalah salah satu yang sudah jauh dari radar.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DMcYnGTTnGU/?stkn=MXhjZjBkeWxwdGQ5dg==

76. Melunasinya & melupakannya

Saat masih bersama,
Kita berdua punya janji-janji,
yang menunggu segera ditepati.

Namun saat takdir memisah,
aku berusaha melunasinya,
dan kamu melupakannya.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DMZNRsazx6k/?stkn=MXVkYnIxZ2ZmbWQ3aA==

75. Reinkarnasi hanya ilusi

Banyak hal yang akan lambat kita sadari.
Termasuk hal-hal yang sudah dicuri.
Melalui kehilangan yang tidak terprediksi.
Saat hilang baru perduli.
Terlambat untuk menyesali.
Semua tidak bisa diulang kembali.
Tidak ada reinkarnasi,
itu hanya ilusi,
teori basi.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DMXFb6MzlZ-/?stkn=MXRzZTdsZTlpdWhueg==

74. Berserah, pada seluruh takdir yang tak dapat ku ubah.

Aku berenti bukan karena menyerah,
mengikhlaskan bukan hal mudah,
awalnya aku mengira sudah kalah.

Menggenggam luka parah,
menggenggam patah yang tak dapat ku cegah,
menyesali perbuatan gegabah yang salah,
merapal doa-doa dengan gelisah,
berusaha tanpa lelah,
berusaha mencari celah

Diri berusaha menterjemah kisah.
Dan kini yang aku bisa lakukan hanya berserah,
pada seluruh takdir yang tak dapat ku ubah.
Dan kembali melanjutkan untuk percaya bahwa hidup ini indah, penuh anugrah.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DMXAtT1znJl/?stkn=MWw5cGczZXRlenZqcQ==


73. Sang jarak yang selalu memisah.

Sejauh apapun kita berpisah,
kemanapun pergi dengan atau tanpa arah,
entah berapa juta langkah,
sekuat apapun berusaha tanpa lelah,
sekeras apapun berjuang hingga terengah-engah,
jika memang sudah terikat bernang merah,
percayalah, 
kita tidak akan kalah pada sang jarak yang selalu memisah.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DMSEpnezQUH/?stkn=ajJ5bWloN2RmeGd2

Rabu, 09 September 2026

72. Baiklah, selamat tinggal.

Aku selalu menulis tentang mu,
Tetang bagaimana aku jatuh cinta padamu,
tentang bagaimana aku sangat menginginkan mu untuk bersamaku lebih lama lagi,
tentang janji-janji yang kita pernah lontarkan dengan yakin dan lantang,
tentang bagaimana aku menginginkan kemungkinan-kemungkinan lain yang di mana kita berakhir bersama,

Aku berdoa tentang keinginanku pada Tuhan.
Aku begitu sangat memaksa.
Doa-doa panjang yang selalu ku ulang,
tapi memang yang nyata adalah takdir,
maka aku harus dan wajib melelakanmu.
Tapi aku tak semahir itu.
Aku takut sekali.

Tapi saat ini,
aku mencoba berani melangkah sambil menata hati yang porak-poranda bagaikan terkena bencana.

Patah hati itu sama saja seperti luka, 
bisa sembuh,
namun tetap saja meninggalkan bekas dan cacat seumur hidup.

Mungkin luka ini meninggalkan bekas yang abadi, 
namun bukan berarti semua telah berakhir.
Tuhan yang begitu pengasih dan penyayang telah menata hidupku dengan rapi dan indah.
Aku sering begitu kesal akan takdir dan berakhir dengan banyak tanya, 
Tapi Tuhan tak pernah meninggalkanku, 
malah aku yang lari menjauh dari-Nya.

Aku ingin menutup rapat lembar tentang kita,
dan melanjutkan ke lembar selanjutnya yang Tuhan telah tuliskan untuk ku.

Mungkin luka yang tak sengaja kita torehkan ini begitu menyakitkan, namun sudah saatnya untuk benar-benar ikhlas.
Aku akan kembali tersenyum dan melambaikan tangan sebagai tanda aku mulai melangkah.
Tak ada yang bilang ini mudah, ini sulit.
Tapi ada janji dibalik bersama kesulitan, ada kemudahan. Dan aku sedang mengumpulkan keberanian untuk mempercayai itu.
Aku anggap kamu sebuah pelajaran.

Sesungguhnya, masih begitu banyak yang ingin aku katakan, 
namun ada perasaan yang mengatakan untuk berhenti.
Mungkin diam lebih baik.
Diam dengan tenang. 
Dan aku berhenti.

Baiklah,
selamat tinggal.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DLZtXAsBjly/?stkn=MW5uMmsxZzdoMmdkcA==

71. Berharap semua ini lenyap, saat terlelap.

Pernah begitu sangat berharap,
Berdoa dengan mantap,
namun rasa ini terus meluap.
Karena untuk berpisah, aku tak siap,
Karena untuk benar-benar mengikhlaskanmu butuh waktu bertahap.
Sinyal takdir tak ku tangkap.
Hanya sakit yang menancap.
Yang aku lakukan meratap.
Berharap semua ini lenyap, saat terlelap.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DLZtNSwBbW5/?stkn=MWF5ZG5oeGxseWdjag==

70. Ternyata pemenangnya tulisan takdir Tuhan

Memulai lagi semua dengan rasa sakit dan duka.
Bertanya-tanya bagaimana bisa?
Marah karena takdir-takdir yang tidak ku inginkan tiba.
Ingin ku tunjukkan dan buktikan pada dunia bahwa inginku tulus nyata.
namun untuk apa?
Apa aku terlalu memaksa?

Aksi dan doa bersatu padu,
berharap pada Tuhan tak lagi malu-malu.
Mendikte apa yang ku inginkan,
berharap menjadi kenyataan.
Hati tak kunjung ringan.
Berbagai macam usaha ku coba,
tetapi ternyata pemenangnya tulisan takdir Tuhan.
Dan aku yang kalah.
Mau tak mau harus menyerah.
Pada Tuhan aku berserah.
Walau sudah berdarah-darah.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DLZs-RzBea0/?stkn=a3IyMHh2ZGR0ODd2

69. Berusaha tidak perduli

Untuk mendapatkan sesuatu,
kita akan mengorbankan pula sesuatu.
Karena kita tidak akan mendapatkan sesuatu secara cuma-cuma. 
Semua ada bayarannya.
Tapi kadang kita tidak menyadari, 
atau berusaha tidak perduli.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DLSm_71hkyw/?stkn=bmQ5OThtZ3hhNWp4

68. Ribuan maaf pun tak mampu menyembuhkan

Nyaman bersamamu,
Selain menyenangkan, 
suaramu menenangkan.
Saat aku bingung,
Kau berusaha menuntun.
Tak ada yang sulit bila bersamamu.

Kamu begitu lembut,
sangat lembut sampai aku terbuai.
Kamu begitu nyata,
sampai aku terlena.
Terlalu indah untuk menjadi ada.

Tapi aku terlalu egois dan seenaknya.
Aku terlalu semena-mena.
Lalu kamu lelah,
lalu pergi meninggalkan.
Lambat untuk aku sadari bahwa aku sang pembawa luka.
Ribuan maaf pun tak mampu menyembuhkan.
Lalu aku menyesali semua tindakan yang tak menyenangkan itu sampai detik ini dan mungkin selamanya.

67. Hargai dan jalani waktu yang ada

Waktu terus maju. 
Tak berhenti. 
Setiap menit, 
bahkan detik, 
kita sendiripun tak dapat mengejarnya. 
Ia terus bergerak maju, 
terus maju tanpa kau sadari. 

Ia mengikutimu, 
mengikuti setiap alur hidupmu, 
saat suka & duka, cinta & luka.
Berjalan beriring bersamamu. 

Ia begitu berharga. 
Uang bahkan emas sekalipun, 
tak bisa dibandingkan dengan waktu. 

Maka,
Hargai dan jalani waktu yang ada,
agar tak ada penyesalan dikemudian hari.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DLR2saghe-D/?stkn=MXh1ODE1bW5mZmZkMw==

66. kamu mengajak aku sejauh ini hanya untuk berpisah.

Seolah tidak pernah ada kata kita 
di antara aku dan kamu. 
Yang paling menyedihkan adalah ;
kamu mengajak aku sejauh ini hanya untuk terluka dan berpisah.
Menjadi asing walau pernah membersamai. 
Mungkin Tuhan hanya memberi kesempatan untuk mengenalmu, 
bukan untuk memilikimu.
Yang selalu aku sayangi, 
bahagialah selalu, bahkan dalam masa sedihmu. 
Semoga hal-hal baik selalu menyertai.
Mohon maaf atas segalanya.
Banyak yang mencintaimu termasuk aku.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DLMVo3fhq2H/?stkn=NGRrOTVrdXl5eHI3

65. semoga kelak mata ini

Mata ini menjadi saksi.
Tentang hidup dan mati.
Mata ini menjadi bukti.
Tentang segala suka duka selama di bumi.
Namun segala baik buruknya ku akui.
Ku usahakan agar tetap ikhlas terhadap segala takdir yang ku jalani ini.

Harapanku, 
semoga kelak mata ini,
bisa membawa berkah dan berkat.
Lihatlah dunia yang indah ini.
Semoga dengan mata ini jiwa ragamu bergembira.
Ku titipkan mata ini padamu.
Semoga kau sudi menerima.
Semoga engkau mempergunakannya lebih baik dari aku.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DLKWC4CB2Sj/?stkn=MW03dmw2eXJxZnBsZA==

64. Ku hargai perasaan itu

Terkadang, 
kekosongan itu masih ada,
Ada waktu-waktu dimana aku merindu kita.
Hatiku tak bisa ku kendalikan.
Ku hargai perasaan itu, 
sampai nanti aku akan tiba di titik ikhlas.
Untuk itu, doaku masih sama, semoga aku dan kamu selalu bahagia atas segala takdir dan ketetapan Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DLJr0coBwek/?stkn=ZzFlNTZjaGdtY3Iz

63. Sebuah gelar yang bersanding dengan doa.

Dan akhirnya, 
aku menyelesaikan apa yang sudah dimulai.
Sebuah perjalanan panjang yang akhirnya sudah berakhir. 
Sebuah pelajaran yang mahal.
Memetik buah hasil yang sudah ditanam.
Setelah selama ini, akhirnya berakhir sudah.
Sebuah cerita yang akhirnya selesai.
Mungkin jauh dari kata sempurna, luar biasa, ataupun hebat, 
tapi bersyukur akhirnya menemukan kelegaan,
jawaban dari banyak harapan di pundak.

Akhirnya, 
Ku raih pencapaian ini, 
Sebuah gelar yang bersanding dengan doa.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DLE_tVfh8el/?stkn=Mmw4anhnaHVsd3I1

62. Demi sembuh yang dinanti

Katanya,
Setiap penyakit, 
pasti ada obat untuk menyembuhkannya,
tapi belum tentu obatnya manjur.
Berbagai macam cara dicoba,
usaha dan doa bersatu padu,
diantara detik yang seakan menjadi panjang,
menunggu, bersabar,
tapi semakin menjalar.

Sakit. Itulah kenyataannya.
walaupun berat, tetap aja harus dijalani.
walaupun sulit, tetap aja harus dilewati.
Semua ini, demi sembuh yang dinanti.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DLEa7yXBQ9S/?stkn=dnZtaDB2enZrOW5z

61. Pendendam mahir

Pagi siang malam,
tak berhenti.
Andai dan penantian.
Luka duka dirajut,
jangan murka katanya.
Perlahan menjadi pendendam mahir.
Harus ahli sabar katanya.
Perlahan hilang kenangan dan ingatan.
Was-was tak kunjung hilang.
Ratusan pil demi tetap waras,
dan masih tetap di sini, 
karena takut masuk neraka abadi.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DK9VgKNBUP4/?stkn=MWkyNGV0ZWp5N3p2dA==

60. Hidupmu milikmu, hidupku milikku.

Hidup dan mati itu misteri,
manusia hanya dapat memprediksi.
Bicara lewat aksi.
Walau disakiti dan patah hati 
Tak perlu menghakimi siapa pun,
termasuk diri sendiri.
Karena semua ada konsekuensi,

Jangan takut dan ragu, 
Aku tidak sedang memotivasi.
Hidupmu milikmu, hidupku milikku.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DKbQRa2B6C6/?stkn=a2gydGdmanJkNTlx

59. Yang tersisa hanya rasa sakit

Bahkan lagu sendu pun sudah tak mampu lagi mengantarkan rasa rinduku padamu. 
Tak mampu lagi menggambarkan betapa besarnya rasa cintaku padamu. 

Bahkan aku tidak tau lagi harus ke mana hanya untuk sekedar mengenangmu. 
Yang tersisa hanya rasa sakit dalam dada.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DKTkI6FBr8a/?stkn=OGhpeWw3aWsza21i

58. Semoga Bahagiaku Juga Bahagiamu

— Dan pada akhirnya, 
Jikalau takdir sudah menyatukan hati kami,
saya hanya bisa berdoa, 
semoga tidak ada perempuan dan banyak pihak-pihak yang bersedih atas kebahagiaanku,
karena saya tau bagaimana harus ikhlas dan melepas.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DKRaFTHBwc-/?stkn=dzJscXJlbnB5ZWFp

57. Bosan, tinggalkan

Ini kisah si penjelajah cinta.

Yang datang ntah dari mana.
Memuaskan rasa penasarannya.
Rayuan adalah mantranya.
Semua kata terdengar manis dan menggoda.
Meluluhkan hati yang enggan membuka.

Demi mendapatkan hati wanita pujaannya,
apapun ia lakukan.

Sudah bosan?
.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DJnXRdhBYpL/?stkn=MXNtbG0ydHhiZ3U4cA==

56. katanya, tunggulah.

Katanya,
"Tunggulah"

Kau tau,
Menunggu itu sulit.
Membuang waktu dan tenaga yang berharga.

Jangan!
Jangan membuat seseorang menunggu,
jika tak bisa menjamin apapun.
Jangan membuat orang lain terjebak,
dalam keraguan dan ketidakpastian

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DIqPZ75htdy/?stkn=NzBhaXMwajhuM3Q4

55. Aku bukanlah labuh mu

Apakah hadirku terasa memberatkan mu?
Apakah juangku terlampau membebanimu?
Adakah hangatku tidak pernah cukup 
menenangkan keluh kesah hidup mu?
Atau jangan-jangan kau sendiri 
yang tidak pernah mau untuk tahu?
Jika Aku bukanlah labuh mu
Mengapa kau selalu beri harapan kepadaku
Sebab sungguh, melihatmu berakhir di lain Bahu benar-benar membuat keram logikaku

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DIfUiRKh0Nf/?stkn=YnM0ZWF6b2VhMWgx

54. Walau tak sesuai ekspektasi

Justru setelah menjad diri sendiri, 
akhirnya bisa melihat siapa saja yang mencintai dan menerima setulus hati.
Walau tak sesuai ekspektasi dan sedikit patah hati,
tapi senang rasanya dicintai sepenuh hati.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DIcyK4jh1bd/?stkn=MTFtNmNuMW1kbzByYg==

53. Mikiipanda's official character


Instagram:
https://www.instagram.com/p/DIcsUizheN7/?stkn=MW05Mng3OXF2d2g1Yw==

52. Banyak yang aku tak ahli

Ada kekosongan dalam dada,
Hampa, tapi ini sungguh menyedihkan.
Rasanya begitu pedih, begitu sesak.
Tapi sungguh aku tak tau apa ini namanya.
Lagi lagi aku berandai-andai,
bersahabat dengan 'bagaimana' dan 'jika'.
Yang banyak aku sesali.
Tapi semuanya sudah terlambat.
Tergopoh-gopoh menjalani hari,
memang mati yang dinanti.
memang banyak yang aku tak ahli,
tapi kepercayaan pada pemilik semesta selalu ia usahakan.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DIaIPzTBm43/?stkn=bWRpMG15MDc1anB0

51. Banyak yang akan berlayar

Kemarin, hari ini, esok,
akan banyak yang berlayar.
Pergi, menuju abadi.
Kita akan selalu berduka,
Kehilangan kasih dan cinta.
Luka dan kecewa akan tetap ada selama masih menjadi manusia.
Dan soal yang pergi-datang, sudah lah, lupakan. 
Lanjutkan perjalanan

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DITLEBxhl8J/?stkn=MWN3b2xzaWV4dTA5ZA==

50. Semoga Tuhan berempati dan merestui

Kematian yang selalu dinanti.
Ntah kapan, tapi ia datang dengan pasti..
Pada hidup ia berdedikasi.
Semoga kelak, bertemu bahagia di akhirat.
Semoga Tuhan berempati dan merestui.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DISt2X5hM4Z/?stkn=MTBuNDV3bG81bTYwYg==

49. Kamulah yang paling indah di mataku.

Terus ku cari titik bertemu.
Ku siapkan diriku sebaik mungkin,
agar kita setara, 
walau aku tak tau bagaimana caranya.
Berusaha lewat jalur langit dan bumi.

Dirimu yang selalu ku kagumi,
bagai bintang di langit malam,
Bolehkah aku berada di dekatmu?
Berharap kau juga melihatku.
Di antara para bintang, kamulah yang paling indah di mataku.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DIKqQ4ghO3s/?stkn=eDk5OTZhbHkzOXk=

48. Mungkin ini bukan cinta

Dan kita,
kita yang tak pernah jadi kita,
bahkan tak pernah bisa jadi cerita.

Yang ada mungkin derita,
mungkin juga ada sedikit tawa.
Dan katanya mungkin ini bukan cinta.
Mungkin kebiasaan membuat terbiasa

Sudahlah, jangan tanya tanya,
kau tak mengerti bahasa semesta

Semesta,
kau tau isi hati dan kepala.
Sebanyak apapun berkata,
dibalik keinginan untuk melukapan,
ada sebuah harapan untuk kembali bersama.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DIGF2jrBYAj/?stkn=b2J5a3R2NXA4eGwz

47. Mencari kambing hitam

Mencari kambing hitam,
Mencari siapa yang jahat.
Bertanya, mengapa dan siapa.

Hidup dalam andai-andai.
Padahal memang rencana Tuhan.

Tapi kejadian itu memang pedih, 
bahkan bertahun-tahun sudah,
Hati masih belum ikhlas.

Tuhan, sembuhkanlah aku.
Aku tetap menunggu janji-janjimu,
dari sanalah aku masih bertahan sampai hari ini.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DIF_VNMBjeT/?stkn=eWljMmh4aWF2bGto

46. Ayah ibu takut anaknya hanyut

Ayah ibu takut anaknya hanyut
Padahal ada banyak cara menuju maut.
Tiada yang tau kapan datangnya malaikat maut.

Hari dan kopi sudah larut,
Tapi kepala masih berbalut carut-marut.
Tegang raut.

Semua terlihat kusut.
Ego masih belum menciut.
Berharap lawan bicara menjadi penurut,
namun semua masih sahut menyahut.

Mereka hidup di atas laut,
mereka berpaut dengan pasang dan surut.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DIEVJunhPnf/?stkn=OTI1OWJ0eTczazJi

45. Penantian tak sia-sia

Berdiri tunggal,
kala semua meninggalkan.
Ia sendirian.
Ia kesepian.
Luka hatinya mekar tapi tertusuk oleh duri-duri.
Namun ia selalu percaya, rencana Tuhan lebih indah dari yang ia bayangkan.
Dan yakin bahwa penantiannya tak sia-sia.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DID-T0Yho0h/?stkn=YzJqMTRoOXQzZ25m

44. Jangan menyerah sampai mati.

Yang telah terjadi bialarlah terjadi,
belajarlah beradaptasi.
Semua telah usai,
dan kita tidak bisa kembali ke masa lalu lagi.
Buang semua andai-andai.
Banyak yang kau tak ahli,
Tapi mulailah belajar berani,
hadapi dunia yang apa adanya ini,
Walau hati harus patah berkali-kali.
Mari kita nikmati masa kini dan nanti,
Jangan menyerah sampai mati.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DH-nqorhsi-/?stkn=a3F3dGsyYXAyZ3A4

43. Dari sanalah kau bisa ku temui

Sulit ku ungkapkan dalam puisi.
Tiada diksi yang mampu mewakili.
Tapi dirimu abadi dalam hati.
Kau yang ku selalu rindui.
Dalam hari sepi, 
selalu ku percayai kelak kita kembali,
Walaupun hal itu hanyalah sebatas ego yang tak rela kau pergi.
Aku tau sudah tiada kesempatan sekali lagi. 
Lagi dan lagi aku terjebak dalam khayalan dan mimpi.
Dari sanalah kau bisa ku temui.
Walau soal mengikhlaskan, masih ku perlajari.
Kamu adalah sebuah pengalaman hidup yang tak akan usai hingga mati.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DH9CLjyhcww/?stkn=MXU1MWZiY2d2bTl4bw==

42. Membusuk di masa lalu.

Di riuh takbir yang mengangkasa,
semua merayakan bahagia.
Namun di dada yang lebam ini,
aku menggenggam kekalahan yang sama.
Aku tersenyum di balik kemenangan,
meski tahu, namamu bukan milikku lagi.
Langkahku dipaksa maju oleh waktu,
namun jiwaku pasrah, membusuk di masa lalu.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DH25MU-BpJf/?stkn=aDVrMG0xaThhbHFu

41. Aku sebuah pantang

Ku kira semua akan hilang,
Nyatanya ia selalu datang.
Merasuk sampai ke tulang.
Dari akar sampai batang,
Bayangmu selalu lalu lalang.
Soal pergimu yang tak bisa ku hadang,
Aku tau aku bukanlah orang baik yang tepat untukmu, mungkin bagimu aku sebuah pantang

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DHxW2cahbO7/?stkn=MTl4bmY1ZTk3dmhsbw==

40. Diburu Waktu

Malam ini aku lagi-lagi aku terpaku.
Terlalu sibuk memandang waktu sampai lupa harus bergerak maju.
Duh, sudah ketinggalan jauh!
Dasar lamban! 
Tunggu aku!

Mau pergi, tapi kemana?
Hujan membuatku basah kuyup!
Mana pernah aku sedia payung!!
Untungnya hujan kali ini tidak terlalu deras,
namun tetap saja menyakitkan.

Baca selengkapnya di : 
https://www.wattpad.com/story/72480174?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=mikiipanda

39. Dan kita semua adalah rumah

Kemanapun melangkah,
sejauh apapun, selama apapun,
kita pasti akan pulang.
Tidak tau dimana, tidak tau pada siapa, 
yang jelas ia adalah tempat ternyaman dan menyenangkan,
aku menyebutnya rumah.
Dan kita semua adalah rumah.

Berkelana dulu,
hati-hati,
niatnya membeli rumah ternyata hanya ngontrak.
Atau, ternyata kita hanyalah kontrakan.
Selamat menjelajah.

Aku akan tetap selamanya jadi rumah,
tidak tau kapan dan siapa yang akan menjadi penghuni tetap.
Yang jelas aku renovasi dulu ya,
soalnya aku masih berupa gubuk yang tidak layak huni.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DFrU44JPrUx/?stkn=YjlxOHJrY2c3NWZ3

38. Jujur & Bohong

Jujur mu dianggap bohong,
diam mu dianggap acuh,
tapi ketika berucap, dianggap sampah.
Yang kau lakukan serba salah.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DFpCY2UPQRf/?stkn=b3g4MDMzbXByNGM3

37. kapanpun kau mau.

Kita hanya sementara.
Kita hanya titipan semata,
yang hidup di dunia yang fana.
Terima kasih atas hadirmu,
Bertamulah kapanpun kau mau.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DFXByVDTSv3/?stkn=MWh4YmtjenAyd2oyag==

36. Tanpa Syarat

Genggam tanganku erat.
Di kala hari yang berat,
aku akan ada di sana tanpa syarat.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DE82T8sTYOX/?stkn=MXFwZjduc24zbXExMw==

35. Hari Lahirnya Yang Ditunggu

Hari lahirmu jadi tanggal yang ditunggu.
Walau tak banyak yang tau, 
tetapi tak sedikit yang ingin merayakannya bersamamu.
Walau sering kali kau sesali,
sering kali bertanya-tanya dalam hati,
janganlah berkecil hati,
Kita akan tau jawabnya nanti.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/DEwy-EPz8bo/?stkn=MXB4aG44eTRtcWMzdw==

34. Lebih dulu ku cari.

Tidak seperti yang lain, 
aku benar-benar merindukanmu.
Merindukan kebaikanmu, kasih sayangmu, tulus hatimu.
Tiada yang sayangiku lebih darimu.
Hatiku sepi tanpamu.
Jika kelak bertemu lagi, 
kau yang lebih dulu ku cari.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/DEoDGVGB5Do/?stkn=Y2tyYmJ0aG93MWYw

33. Aku hanyalah titipan

Jika aku hanyalah titipan,
mohon, titipkanlah aku kepada orang yang tulus & bertanggung jawab.

Jika habis sudah masanya,
mohon, mudankan kami dalam mengikhlaskan dan mengambil makna dari perpisahan.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/C_6plLLy7jd/?stkn=MTZ3eGFveHFycjdpZw==

32. Walaupun ingin mati saja rasanya.

Yang diinginkan mungkin bisa jadi bukan apa yang dibutuhkan.
Menyembah untuk memaksa takdir yang dirasa lebih baik, padahal tau bahwa semua telah ditulis sebelum lahir.
Menginginkan baik dan membuang buruk itu tidak bisa diatur seenaknya.
Sang Pencipta adalah Sang Perencana terbaik walaupun ingin mati saja rasanya.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/C9rDM6ISL6k/?stkn=MW14Yndibm96MDVhbw==

31. Aku ingin hilang.

Aku ingin menjadi asing.
Diantara miliaran manusia, 
aku ingin hilang.
Agar tiada lagi hati yang tergores,
tiada lagi ekspektasi.

Atau, berpulang kembali pada-Nya.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/C518P4xSTDB/?stkn=MWpjMTV6Z2Z0NWFkdw==

30. Mengikhlaskan adalah cara terakhir.

Pada akhirnya, mengikhlaskan adalah cara terakhir.
Bukan untuk melupakan, tapi untuk merelakan.
Tugas kita masing-masing sudah selesai.
Kita berpisah pada persimpangan yang ada di depan sana.
Hidup adalah sebuah perjalanan panjang yang tak mengenal balik arah. 
Mungkin kadang kita salah arah, lalu tersesat dan kebingungan, tapi aku yakin ada cara untuk kembali ke jalan yang benar. Semoga Tuhan selalu bersama untuk menjalani hidup ini.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/C5aEeDmRoez/?stkn=MW9tOHIxMXlxdHVpbQ==

29. Beradaptasi

Sepertinya, aku hanya butuh beradaptasi dengan kesendirian dan kesepian yang Tuhan berikan.
Sepertinya, hidup akan lebih damai.

Mungkin, jika bersama, akan muncul ekspektasi dan harapan yang berujung membuat sakit hati.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/C5TLundRnS6/?stkn=MTF1bTl6ODhtZTJsZA==

28. Pada akhirnya kita sendirian.

Aku belajar dari mereka yang sekarang ada di alam kubur sana.
Mereka ditangisi. Seminggu, sebulan, setahun.
Mungkin terkadang mereka akan dikenang sesekali,
tapi hanyalah itulah yang sekitar bisa lakukan.
Pada akhirnya mereka sendirian.
Saat kita mati, bumi dan alam semesta ngga berhenti hanya karena ada yang mati.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/C4IRPZgR_mD/?stkn=MXhqZHJuNXZ3ZnZkbQ==

27. "maaf" menghantui selalu

Pada langit yang biru,
Hatiku masih padamu.
Pada pisah yang menyakitimu,
Ada kata "maaf" menghantui selalu.
Ada hati yang dingin menunggu,
Ada hati yang pilu membiru,
Untuk maaf padamu dan diriku.
Pada yang telah menjadi lalu.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/C3COtFFyzD9/?stkn=MXZrMnBib3EwMnJ6bg==

26. Karena memang menjanjikan lebih mudah dibandingkan mewujudkan.

Buat apa berharap dengan manusia? 
Karena pada kenyataannya pun, mereka masih ragu untuk bisa mengabulkan keinginan mereka sendiri.
Ketika kita sudah berekspektasi dan kenyataannya tidak sesuai ekspektasi, 
Berujung akhirnya sakit hati. 
Jadi untuk apa?
Karena memang menjanjikan lebih mudah dibandingkan mewujudkan.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CstHotKy5Yo/?stkn=MWw5ZWo5dGl0aTI3dw==

25. Tidak ada yang berubah selain ada ukiran baru yang tertulis dengan namamu.

Jika kamu mati,
Bumi tetap berputar pada porosnya,
Siang tetap milik sang matahari dan malam akan tetap milik sang bulan,
Kembang akan tetap melepaskan wewangiannya,
Air laut tetap akan terasa asin
Para predator akan tetap mencari mangsa dan para mangsa akan tetap mencari perlindungan.
Manusia berlalu lalang mencari-cari apa yang ingin mereka cari.
Tidak ada yang berubah selain ada ukiran baru yang tertulis dengan namamu.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CsVlHZZL3LD/?stkn=NndibGxzcmJsOWk3

24. Karena semua telah jelas.

Setelah ratusan hari tanpa kamu yang aku sudah lewati,
Ternyata jauh lebih baik kalau ada kamu.
Aku kacau tak menentu.
Tidak ada yang bisa dijelaskan karena semua telah jelas.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/ClarL7wrrsU/?stkn=MWo1OTljcjY3Nzlpbw==

23. Siapa yang harus bertanggung jawab.

Tiap hari ia berduka
Pada Tuhan tiap hari ia berdoa
Yang terjadi hanyalah mimpi harapnya.
Sadar betapa ia membenci dunia dan seisinya.
Tiap hari ia bertanya-tanya.
Jika tidak bersama, lalu untuk apa mengikat janji hidup bersama.
Kelak jika Tuhan bertanya, ia tau siapa yang harus bertanggung jawab.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/Ck8RI2WSRdZ/?stkn=czNsa21hMHRxaGw3

22. Demi harapan terjadi.

—Walau sempat berbisik pada bumi tak henti-henti, merapal ribuan mantra agar yang dinanti kembali sampai rela mengorbankan diri sendiri demi harapan terjadi.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/Cjfix7FLR2S/?stkn=MWNjcW4wNmY1djJqMw==

21. Dear, Happy Birthday.

Dear,

On your special day, I want to tell you that you are one of the most special person to us in this entire world. No words in this world are enough to express what you mean to us. 
They say that everyone enters our lives for a reason. And since I met you, I’ve realized that this is nothing but the truth. Because fate had to have a reason to send you to me when I needed you the most. I'm so lucky and grateful to have you as my friend. I hope our friendship always stays the same until Jannah, no matter how old we get and how the course of life changes.

Happy birthday! You’ve grown so much in one year. I am always so proud of you! I wish you a very very very happy birthday and all the best things that Allah provides you. Always involve Allah in all your affairs and whatever you do. Don't be sad and worry, always remember At- Tawbah-40! Happy adventuring through life! If you’re ever tired, don't forget to take a little break and never give up! Allah and everyone who loves you will support and pray for you wherever and whenever.
We hope you know how much you’re loved everyday, 

Sorry if there is a mistake in writing this message. Because the writer who wrote this message are not good in English, lmao.

And the last but not least, always remember that age is just a number!
Enjoy and be grateful today! One birthday will not make you old. Even a dozen will not make you old. Maybe you should have stopped counting there though. Happy birthday, again. Thank you for staying alive and surviving until now.


Instagram :
https://www.instagram.com/p/ChuKNDRLdqX/?stkn=czMxYWdpbGJqYW05

20. Dia menang setelah dia pergi.

Bertanya pada langit tentang apa yang salah.

Memutuskan selesai, bukan berarti hari itu segelanya langsung selesai.

Dia menang setelah dia pergi.

Seharusnya tidak lagi boleh menahannya.
Manusia berhak bebas.
Kita tidak lagi boleh ada disini.
Walau banyak rencana yang telah disepakati.

Dan hari besar itu, maaf dan selamat untukmu. 

Instagram:
https://www.instagram.com/p/Chou7FQr59_/?stkn=YmhhYXBtOHJzb3ox

19. Semua manusia sama, katanya.

Pesona ia tebar
Pintu harapan ia lebarkan
Tapi jujur ia kubur
Paling depan kebohongan
Beralasan tak ada lagi perasan
Menanti-nanti yang tak pasti
Datang membawa pertanyaan, tapi yang dibutuhkan pernyataan.
Bukannya hadapi, tapi malah hindari
Semua manusia sama, katanya.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/ChdufW5JtDx/?stkn=bHIxOWJodXJpcW42

18. Agar tak ada lagi kecewa harapnya. Sombong kata mereka.

Setelah itu, tak akan pernah ada lagi permohonan. 
Terserah semesta mau bagaimana katanya. Agar tak ada lagi kecewa dan luka harapnya.
Sombong kata mereka.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/ChZyKDvLSjd/?stkn=MW1tdnQ0Nmo1Zzl6Yg==

17. Sampai jumpa lagi.

Maaf kalau aku bukan yang kamu mau.
Untuk itu aku masih disini, menempa diri.
Tapi semua itu butuh proses dan memakan waktu.
Jikalau kamu terburu-buru, tak perlu menunggu.
Memangnya siapalah aku yang membiarkan dan membuat kamu menunggu.
Semoga kamu menemukan yang kamu mau.
Dan semoga aku menemukan yang aku butuh. 
Doaku yang terbaik untuk kita.
Sampai jumpa lagi.

Mikiipanda, Juni 2022

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CfGL-VHL6Bb/?stkn=MWpkenF2aDVxbXV1cQ==

16. Belenggu Ganas.

"Kami terlalu tinggi hati untuk melarikan diri. Kami berjuang untuk satu cita-cita yang luhur dan melarikan diri akan merugikan perjuangan kami. Mungkin keyakinan kami tidak merupakan keyakinan Tuan, namun satu hal harus kita pelihara diantara kita, mengingat bahwa kami bukan penjahat : yaitu, saling menghormati keyakinan masing-masing. Penghormatan semacam itu akan menyadarkan Tuan-tuan pula, bahwa melarikan diri adalah tindakan yang paling pengecut yang dapat kami lakukan."
(Yang diucapkan oleh Mohammad Hatta dihadapan dewan pengadilan di Den Haag)
.
Judul buku : Belenggu Ganas.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CbDIVP8JTJM/?stkn=bTVhN3FkM3d6NXBm

15. Dan kita hanya tinggal bekas.

Bicara tentang dunia,
di sini banyak yang buas.
Semua tak pernah puas.
Keinginan menjadi prioritas.
Marah bila hasil tak selaras.
Kadang kurang cerdas.
Kadang juga malas.

Semua bergegas, 
mengejar dunia yang katanya tanpa batas,
saling balas membalas,
saling rampas,
saling peras.
Tapi inginnya bebas.

Banyak kepala dan hati yang keras.
Tapi pada waktunya semua akan kandas.
Dan kita hanya tinggal bekas.

Mikiipanda, 3 September 2021

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CT9olE1pPVK/?stkn=MTJhejRpeXIwZjg2OA==


14. Berbaik Sangka.

Sedang menghitung buruk sangka 
yang banyak mengada-ada dalam kepala.
Hanya prasangka tapi terasa nyata.
Ternyata hanya ilusi semata.

Jangan lupa tarik napas, buka mata, dan berbaik sangka.

Mikiipanda, 4 Januari 2021.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CTP5ynfh1nl/?stkn=MWgxcTdjazViM3Zqdg==

13. Dia pergi, meningkalkan percakapan, menunggu giliran.

"Manusia itu lucu, selalu berandai-andai pada sesuatu yang tidak akan pernah, tidak mungkin, atau sudah terlambat untuk terjadi."

Dia hanya terdiam,
tak ada bantahan.

"Berhayal kembali ke masa lalu cuma buang waktu, lagipula kau tak punya mesin waktu atau tongkat sihir."

Dia masih mematung di sana, terpaksa harus terus mendengarkan.

"Tak ada yang perlu ditangisi."

Padahal tak ada satu air mata pun yang jatuh.

"Tak ada yang perlu disesali."

"Jangan pura-pura tidak mengerti."

Dia tidak perduli. 

"Tidak akan pernah berhenti sampai kau mati."

Lalu dia berdiri memandangi nisan yang terukir namanya.
Dia pergi, meningkalkan percakapan, menunggu giliran.

Mikiipanda, 9 Februari 2021.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CRfxjBqLscd/?stkn=MWVsbGdhN255am42eA==

12. Kalau tentang siapa yang dikubur hari ini saja ada yang atur,tak perlu ragu kalau terbentur apa lagi hancur.

Kalau tentang siapa yang dikubur hari ini saja ada yang atur,
tak perlu ragu kalau terbentur apa lagi hancur.
Jangan banyak ngelantur,
nanti jadi ngawur.
Kita tidak hidup di atas papan catur.

Malam ini tak perlu lagi lembur,
tak perlu lagi mengulur apa lagi mundur,
tak perlu lagi tak jujur,
tak perlu lagi takut tak berbaur.

Malam ini berjanjilah untuk tidur dan bersyukur.
Di atas kasur yang satupun tak ada yang berani gursur. 

Mikiipanda, 23 Desember 2020.


Instagram:
https://www.instagram.com/p/CJIuocgHDP-/?stkn=dW5uZGJ0NDA0em1l

11. Mati, penyebabnya selalu hati.

Penjaga kubur telah mati,
pengantar surat juga mati,
penyebabnya selalu hati.

ia terduduk lemas,
isi kepala dan suaranya tak lagi keras.

Semua harus berakhir,
padahal ia juga mahir.
Ucapan mereka paling mutakhir,
Mereka berbisa sihir.
Ia terusir.

Mereka sudah tak butuh,
Ia hanya seorang buruh.
Tuan dan nyonya yang duduk disana memang angkuh.
Tertawa dibalik gelas berisi anggur.
Lebih baik ia minum air liur.
Ia tak tergiur.

Mantra demi mantra,
buruh itu berenang-renang dalam lara.
Tak perlu lagi pura-pura,
Tak perlu khawatir dengan mata-mata.
Ia sudah tak perduli dengan ribuan kata.
Ia hanya mau dikubur atau menjadi arang dengan segera.

mikiipanda, 17 November 2020.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CHrwzP0nx-7/?stkn=MWpoMGEwNHczd2dveQ==

10. Jangan menjadi si pengantar surat yang berhenti karena mimpinya telah mati.

Belakangan ini,
tak ada lagi suara goresan pena atau mesin tik.
Ntah apa yang terjadi pada mereka dan kertas.
Mungkin kita harus bertanya pada nona di ujung sana.

Mengapa ia berhenti?
Apa ia kehabisan kata-kata?
Apa kamus bahasa tak cukup untuk berkata?
Jangan diam saja!
Jangan membuat mereka bertanya-tanya!

Jangan menjadi si pengantar surat yang berhenti karena mimpinya telah mati.

Mikiipanda, 8 November 2020.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CHTRGXzH6fM/?stkn=cGEyaGJhZWNsYTJl

Kamis, 03 September 2026

9. Penyesalan memang selalu datang belakangan.

Kita berburu kesempatan yang sempat disia-siakan.
Mesin waktu kembali menjadi angan.
Tiap pagi, siang, malam mengadahkan kedua tangan,
berharap kesempatan yang sama kembali dalam genggaman.
Penyesalan memang selalu datang belakangan.

Mikiipanda, 2 Agustus 2020.

Instagram :
https://www.instagram.com/p/CFJhefuHuxZ/?igsi=MWRyaTNnN2QxZXZqMA==

8. Pengantar Surat

Malam itu berkumpulah awan hitam
isinya siap menghantam
semua tengah terdiam
namun pengantar surat itu tak henti-hentinya bergumam.

Pagi itu mentari masih datang dari arah timur
si pengantar surat berdiri di atas tanah kubur
Mungkin ia sedang berbaur
Ia tertidur
tanah kubur menjadi kasur

Pengantar surat.
Mungkin hatinya tengah tersayat.
apa ia juga ingin segera jadi mayat?
Di atas tanah tak beralamat,
apa masih bisa ia mengemban amanat?

Ia hanya pengantar surat.

Mikiipanda, 19 Juli 2020.


Instagram:
https://www.instagram.com/p/CD6XxiVHTjv/?igsi=MTAwNGZzNW9tNGlzOA==

Rabu, 02 September 2026

7. Rahasia Di Sepertiga.

Waktu itu aku berdoa.
Tidak.
Lebih tepatnya bercerita,
pada pemilik semesta.
Tentang dunia dan isinya,
tentang banyaknya tanya dalam kepala yang tak ada habisnya,
tentang semoga-semoga yang terpendam dalam dada.

Kepada pemilik semesta,
kepada sang pencipta,
malam itu kusampaikan semua,
lewat doa-doa yang tidak ada habisnya.
cukuplah mejadi rahasia antara kita di sepertiga.

Mikiipanda, 1 Agustus 2020.


Instagram:
https://www.instagram.com/p/CDXDCHhHfzb/?igsi=bms4bWN1Y21mZHRo

6. Keinginannya Adalah Mati

keinginannya adalah mati.
bencinya adalah sunyi
namun rumahnya adalah sepi.

mari kita sedikit menepi 
malam ini cukup akhiri dengan luka di pipi 
jangan banyak tapi tapi
lukamu sudah disayat rapi. 

matamu begitu jeli
sayang, kakimu tak mampu lari.
kenapa lagi?
apa yang dinanti nanti?
mati?
sudahlah jangan dimasukkan kedalam hati
tak ada yang perlu ditangisi
kepalamu masih butuh diisi
berani tidak perduli?
mungkin kau tuli?
berhenti memukuli, kau bukan kuli.

Mikiipanda, 20 Juni 2020

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CCoJ7RUHlcA/?igsi=ZThqaGk2bzRucmZl

5. Tidak Akan Pernah Lupa.

Ahli berpura-pura,
berusaha menyerupa.
Jika ditanya mengapa,
jawabannya selalu 'tak apa'.

Seperti mau mu tuan dan nyonya,
semua akan baik-baik saja.
Tapi kau dan semesta tidak akan pernah lupa.
Mereka jadi saksinya.

Mikiipanda, 10 Juni 2020

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CCYSf1fn6ud/?igsi=MTVodDd0MW1oY2Yxcg==

4. Lahirnya Pembohong

Pembohong.
Yang lahir dari sebuah kebohongan,
akan tetap selalu berbohong agar tetap hidup.
Mau tau mengapa? Mereka akan terus berbohong demi menutupi kebohongan sebelumnya, begitu seterusnya.

Berbohong memang menyenangkan,
berbohong bisa menutupi semua hal,
berbohong memang selalu bisa menyelamatkan.

Tetapi memang sudah hukum alam bahwa hal buruk,
memang akan selalu membawa pada sesuatu yang buruk,
dan aku selalu tau itu.

Mikiipanda, 14 Juli 2019.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CCYPynXnFhJ/?igsi=MTBvNzlzNXQ2OG5uNg==

3. Karena tentang esok hari, tak ada yang abadi

"— besok kita kan bisa ketemu lagi,"
Keesokan harinya salah satu dari kita menghilang ntah kemana.
Tanpa firasat, tanpa aba-aba.
Kabar duka menyelimuti langit kita.

Ntah karena apa,
ntah salah siapa,
ntahlah.
Ribuan pertanyaan dalam kepala.
Terlalu banyak alasan yang sulit dipercaya.
Berusaha menerka bagaimana semesta berkerja.

Yang hari ini terlihat baik-baik saja, 
belum tentu esok akan demikian tuan dan nyonya.

Karena tentang esok hari,
sesungguhnya tidak ada satupun manusia yang benar-benar mengetahui.

Mikiipanda, 20 Mei 2019.


Instagram:
https://www.instagram.com/p/CB2jfe3hO7y/?igsi=MTk3M2x2dnN6cWplZg==

2. Didepan sana, akan ada labih banyak perpisahan yang menghampiri

Dalam hidup, 
selalu ada yang datang dan pergi.
Mereka tak dapat diprediksi.
Dan yang selalu menakuti,
perpisahan akan selalu terjadi.

Tidak ada yang abadi.
Mereka tak akan selamanya berada disisi.
Menyebalkan sekali!
Sudah saling mengucap janji dan mempercayai,
tenggelam dalam ekpektasi dan imajinasi,
pada akhirnya semua tak dapat terpenuhi.

Dari awal kita sudah mengetahui,
semua akan lalu-lalang silih berganti.
Dan perkara pergi,
tak perlu dipergunjingkan lagi.
karena tak selamanya kita akan menanti.
Relakan mereka yang ingin dan sudah beranjak pergi.
Berhenti menyesali.
Cukup ucapkan terimakasih karena sudah sedia menemani.

Didepan sana, akan ada labih banyak perpisahan yang menghampiri,
persiapkan diri.

Mikiipanda, 24 Oktober 2019.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CB2cWmTh50m/?igsi=MW50NXg5d2FldTl5eQ==

1. Pada Masa Lalu Yang Menyeramkan.

Pada masa lalu yang menakutkan,
Membuat diri mematung, membatu,
hati yang selalu ragu dan malu.

Disini, 
masih mencari jalan untuk menuju halaman baru.
Persetan dengan waktu yang memburu.
Aku yakin masih punya waktu.

Instagram:
https://www.instagram.com/p/CBvncrMhpN8/?igsi=MThmMDFkZ2VnNTZuYw==